<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mastono Review &#187; pelanggan</title>
	<atom:link href="http://mastono.info/tag/pelanggan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mastono.info</link>
	<description>manajemen, pemasaran, real property, internet, nlp</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 12:12:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Duh si Tukang Cukur itu</title>
		<link>http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm</link>
		<comments>http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 05:14:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis salon]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis tukang cukur]]></category>
		<category><![CDATA[cukur]]></category>
		<category><![CDATA[gaji tukang cukur]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[Salon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastono.info/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[<script type="text/javascript">  addLoadEvent(meyshan_search_king_autocomplete_activate);  </script>Seminggu yang lalu aku potong rambut dengan anakku yang merupakan kegiatan rutin bulanan. Saat itu di Salon tersebut adaitu di 3 orang yang sedang dicukursalon sikap rambutnya sedang aku dan anakku sabar menunggu &#38; duduk manis. Satu orang selesai dicukursalon sikap rambutnya dan kini giliranku &#38; anakku.
Anakku duluan dicukur rabutnya karena rambutnya pendek dan hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seminggu yang lalu aku potong rambut dengan anakku yang<noscript>pulang. seperti</noscript> merupakan<noscript>tukang ditempat</noscript> kegiatan rutin bulanan.<noscript>tukang pulang.</noscript> Saat itu di<a title="Bisnis Salon" href="http://mastono.info/search/bisnis+salon" target="_blank"> Salon</a> tersebut ada<noscript>ngga tukang</noscript> 3 orang yang sedang<noscript>dilihat kedua</noscript> dicukur rambutnya sedang aku dan anakku sabar menunggu &amp; duduk manis. Satu orang selesai dicukur rambutnya dan kini giliranku &amp; anakku.</p>
<p>Anakku duluan dicukur rabutnya<noscript>potong sangat</noscript> karena rambutnya pendek dan hanya dirapikan saja,<noscript>malu malah</noscript> giliran orang kedua yang dicukur selesai berarti gilarkan, langsung saja<noscript>sedangkan kenapa</noscript> aku duduk dan minta agar tukan cukur memotong rambutku karena sudah sesuai giliran.</p>
<p>Terkejut dan rada sedikit malu karena ternyata tukang cukurnya tidak mau mencukurku karena dia buru-buru<noscript>karena untuk</noscript> pulang<noscript>tukang keluar</noscript> …. katanya tukang cukur<noscript>sudah biasa</noscript> itu sudah lembur, waduh gaya bener orang ini. Terpaksa nunggu lagi.</p>
<p><span id="more-74"></span></p>
<p>Anak ku selesai dan<noscript>sedikit orang</noscript> segera dilihat hasilnya ternyata potongannya luar biasa buruk sampai-sampai tukang cukur yang sedang mencukur rambutku berhenti sejenak<noscript>mau gaji</noscript> untuk membenahi<noscript>itu?
1. pertama</noscript> potongan yang ditinggalkan temen-temennya.<noscript>sikap nya</noscript> Alasannya<noscript>potongan sesuai</noscript> sama dengan temennya yang pertama dia ingin segera pulang<noscript>hasilnya orang</noscript> karena jam segini ini dia<noscript>mencukurku sebaliknya</noscript> harus sudah<noscript>karena &amp;</noscript> pulang. Bajigur!</p>
<p>Sambil menggerutu aku berpikir kenapa tukang cukur ini dikasih duit kok ngga mau sedangkan ditempat lain salon-salon<noscript>rugi bulannan</noscript> pada buat iklan besar-besar yang sesungguhnya membutuhkan biaya yang cukup agar didatangi pelanggan. Kenapa ini malah sebaliknya sudah tidak keluar <a title="Pasang Iklan" href="http://mastono.info/search/pasang+iklan" target="_blank">iklan</a> kok malah nolak pelanggan. Itu untuk kasus pertama.</p>
<p>Kasus kedua lebih parah<noscript>giliranku pada</noscript> lagi karena<noscript>cukup jam</noscript> hasil<noscript>lebur mencukurku</noscript> (produk)cukurannya sangat mengecewakan tentu<noscript>segera eeeeeit…,</noscript> akan membuat pelanggan tidak<noscript>rambut tidak</noscript> akan mau berkunjung lagi bila saja<noscript>dari tukang</noscript> tidak ada perbaikan dari tukang cukur lainnya.</p>
<p>Dari kasus di atas kita pasti sepakat untuk menyalahkan si tukang cukur<noscript>sudah biasa</noscript> itu<noscript>target karena</noscript> ………, eeeeeit…, tunggu<noscript>dan lain</noscript> dulu! Kita cek dulu kenapa beliau-beliau melakukan hal seperti itu bukannya salonnya<noscript>rambut rambutnya</noscript> nggak rugi dengan<noscript>hari memang</noscript> sikapnya itu? Ia memang salonya akan rugi dengan<noscript>hari memang</noscript> sikap beliau tapi kenapa melakukan itu?</p>
<p>1. Ternyata mereka ini karyawan yang digaji oleh pemilik salon makanya merka bekerja sesuai dengan jam kerja saja, bila jam kerja selesai sudah kayak cacing<noscript>tukang sedangkan</noscript> kepanasan pengin segera pulang.</p>
<p>2. Tidak adanya kebijakan bonus bila mereka bekerja lebur atau bonus bila target pada hari itu tercapai.</p>
<p>Dan bener setelah ngobrol dengan<noscript>hari memang</noscript> si tukang cukur yang satunya yang saat itu memang kebagian tugas agak malam. Dia bilang kalo kerja disitu hanya dapat gaji bulannan dan mungkin pas-pasan. <a title="Manajemen Bisnis" href="http://mastono.info/search/Manajemen+bisnis" target="_blank">Manajemen bisnis</a> nya kurang bagus pantas aja.</p>
<p>Ya nasibku potong rambut di salon yang<noscript>salon,pekerjaan nasibku</noscript> tidak memberikan kepuasan kepada karyawannya sehingga mana mungkin mereka memberikan kepuasan pada pelanggannya.</p>
<h4>Pencarian Dari:</h4><p><a href="http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm" title="tukang cukur">tukang cukur</a>,<a href="http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm" title="BISNIS CUKUR RAMBUT">BISNIS CUKUR RAMBUT</a>,<a href="http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm" title="manajemen salon">manajemen salon</a>,<a href="http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm" title="pekerjaan tukang cukur">pekerjaan tukang cukur</a>,<a href="http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm" title="tukang pangkas rambut">tukang pangkas rambut</a>,<a href="http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm" title="tukang pangkas rambut dan<noscript>lagi selesai</noscript> tukang cukur">tukang pangkas rambut dan<noscript>lagi selesai</noscript> tukang cukur</a>,<a href="http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm" title="www manajemen cukur rambut">www manajemen cukur rambut</a></p><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.87 ms --><noscript><a href="http://lutviavandi.com/mengembalikan-jati-diri-bangsa.html">Mengembalikan Jati Diri Bangsa</a></noscript><h3  class="related_post_title">o Artikel Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://mastono.info/jadilah-penjual-dan-bersiap-siaplah-untuk-kaya.htm" title="Jadilah Penjual dan bersiap-siaplah untuk Kaya">Jadilah Penjual dan bersiap-siaplah untuk Kaya</a></li><li><a href="http://mastono.info/kpu-putusan-ma-dan-bisnis-di-indonesia.htm" title="KPU, putusan MA dan Bisnis di Indonesia ">KPU, putusan MA dan Bisnis di Indonesia </a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastono.info/duh-si-tukang-cukur-itu.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
