<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mastono Review &#187; nilai lebih</title>
	<atom:link href="http://mastono.info/tag/nilai-lebih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mastono.info</link>
	<description>manajemen, pemasaran, real property, internet, nlp</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 12:12:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menciptakan Nilai Tambah pada Perumahan</title>
		<link>http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm</link>
		<comments>http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 03:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Properti Perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[menciptakan nilai]]></category>
		<category><![CDATA[nilai]]></category>
		<category><![CDATA[nilai lebih]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tambah]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mastono.info/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[<script type="text/javascript">  addLoadEvent(meyshan_search_king_autocomplete_activate);  </script>
Pembangunan perumahan, apartemen dan kawasan niaga mulai tumbuh subur hampir diseluruh Indonesia pertanda bahwa keadaan perekonomian makro sudah mulai berjalan lagi. Tumbuh suburnya pembangunan tersebut tentu saja mengakibatkan persaingan bisnis di sektor ini semakin ketat,bahwa jual ketatnya persaingan bisnis ini memungkinkan para pengembang mencari jalan paling mudah untuk mengatasi cash flow perusahaan, langkahbisnis tumbuh paling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-312" title="nilai_lebih_perumahan" src="http://mastono.info/wp-content/uploads/2008/02/nilai_lebih_perumahan.jpg" alt="nilai_lebih_perumahan" width="150" height="178" /></p>
<p><a title="Pembangunan perumahan" href="http://mastono.info/search/Pembangunan+perumahan+indonesia" target="_blank">Pembangunan perumahan</a>, apartemen dan kawasan niaga mulai tumbuh subur hampir diseluruh Indonesia pertanda bahwa keadaan perekonomian makro sudah mulai berjalan lagi. Tumbuh suburnya pembangunan tersebut tentu saja mengakibatkan<noscript>tambah, menentukan</noscript> persaingan<noscript>persaingan saat</noscript> bisnis di sektor ini<noscript>sama contoh</noscript> semakin ketat, ketatnya persaingan<noscript>persaingan saat</noscript> bisnis ini<noscript>semakin maka</noscript> memungkinkan para pengembang mencari jalan paling mudah untuk mengatasi<noscript>bisa masyarakat</noscript> cash flow perusahaan, langkah paling mudah yang bisanya dilakukan<noscript>tambah ini,</noscript> adalah menurunkan harga.  Pertanyaannya<noscript>kelebihan lebih</noscript> adalah, apakah dengan jalan<noscript>nilai manajemen</noscript> tersebut seluruh permasalahan yang dihadapi perusahaan<noscript>halnya persyaratan</noscript> dapat diselesaikan?</p>
<p>Walau diakui bahwa dengan menurunkan harga dapat meningkatkan penjualan dalam jangka pendek tapi ini tidak selamanya berhasil. Penurunan harga di dalam perusahaan sendiri<noscript>yang klaim</noscript> akan mengurangi margin bahkan memungkinkan kerugian,<noscript>merupakan kita</noscript> disisi kompetisi pesaing juga akan melakukan langkah yang sama sehingga kalau ini dilakukan terus menerus akan mengakibatkan kebangkrutan.</p>
<p><span id="more-1"></span></p>
<p>Sebagai <a title="Pengembang Perumahan" href="http://mastono.info/search/pengembang+perumahan" target="_blank">pengembang</a> tentu saja membuat nilai tanah menjadi lebih bernilai<noscript>ini buruk</noscript> merupakan suatu keharusan, karena karakter dasar usaha ini adalah meningkatkan nilai jual tanah untuk mendapatkan profit. Semakin bagus kita memberikan nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah pada tanah ini<noscript>sama contoh</noscript> semakin <a title="Besar Profit " href="http://mastono.info/search/besar+profit " target="_blank">besar profit </a>yang akan kita terima.</p>
<p>Pada saat pengembang membangun rumah serta membuat sarana<noscript>ekonomis ini</noscript> dan<noscript>ceruk kontur</noscript> prasarananya sebetulnya tanah yang dikembangkan tersebut sudah mempunyai nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah, yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana kalau semua pengembang  melakukan<noscript>flow membuat</noscript> hal<noscript>ini pemandangan</noscript> yang sama karena sarana<noscript>ekonomis ini</noscript> dan<noscript>ceruk kontur</noscript> prasarana merupakan persyaratan mutlak pengembangan perumahan? Dari sini bisa dilihat bahwa walaupun sudah ada nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah kalau semua pengembang melakukan<noscript>flow membuat</noscript> hal<noscript>ini pemandangan</noscript> yang sama nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah tersebut menjadi tidak terasa<noscript>menjadi sehingga </noscript> dan kalau semuanya perumahan melakukan<noscript>flow membuat</noscript> hal<noscript>ini pemandangan</noscript> yang sama seperti ini maka perumahan yang dijual<noscript>kita bermain,</noscript> menjadi barang<noscript>sekedar tambah</noscript> komoditi. <a title="Barang Komoditi" href="http://mastono.info/search/Barang+komoditi" target="_blank">Barang komoditi</a> ini biasanya tidak mempunyai nilai tawar<noscript>pakai masuk</noscript> di mata pembeli. Nah pada<noscript>bor agar</noscript> saat barang<noscript>sekedar tambah</noscript> komoditi<noscript>keadaan harga</noscript> tersebut persediaannya lebih<noscript>sosial menerus</noscript> tinggi dari permintaan inilah nilai tawar pembeli kepada komoditi<noscript>keadaan harga</noscript> tersebut lebih<noscript>sosial menerus</noscript> tinggi sehingga  harga jual tanah dan bangunan dihargai seharga biaya <a title="Biaya Pokok Produksi" href="http://mastono.info/search/biaya+pokok+produksi" target="_blank">pokok produksi</a>. Nah, saat  inilah terjadi persaingan dalam harga.</p>
<p>Perumahan yang dikembangkan<noscript>dikembangkan masalah</noscript> agar tidak menjadi barang<noscript>sekedar tambah</noscript> komoditi maka rancanglah<noscript>hal dengan</noscript> perumahan yang dikembangkan<noscript>dikembangkan masalah</noscript> agar mempunyai perbedaan dengan<noscript>harga kalau</noscript> perumahan lainnya dengan menciptakan<noscript>niaga sendiri</noscript> nilai<noscript>tidak dengan</noscript> lebih pada perumahan lainnya.</p>
<p>Salah satu cara<noscript>dari bermain</noscript> untuk menciptakan<noscript>niaga sendiri</noscript> nilai<noscript>tidak dengan</noscript> lebih adalah melihat<noscript>bisa produk</noscript> potensi-potensi lokasi dimana perumahan tersebut<noscript>ini </noscript> berada, sarana<noscript>ekonomis ini</noscript> dan<noscript>ceruk kontur</noscript> prasarana<noscript>yang juga</noscript> kota, keadaan sosial ekonomi masarakat dan hal-hal lainnya.</p>
<p>Potensi lokasi seperti laut,<noscript>dapat berjalan</noscript> sungai, danau dan kontur tanah bisa<noscript>kalaupun kita</noscript> jadi merupakan salah satu potensi yang bisa dikembangkan. View sungai, laut atau bahkan danau<noscript>kendala pesain</noscript> bisa<noscript>kalaupun kita</noscript> jadi merupakan<noscript>tidak seperti</noscript> merupakan potensi yang bisa dijual dan dimanfaatkan<noscript>lain pada</noscript> menjadi nilai<noscript>tidak dengan</noscript> lebih yang tidak dipunyai perumahan lain. View laut bisa menjadi<noscript>bisanya ada</noscript> pemandangan yang indah, dengan keindahan tersebut rumah yang mempunyai view tersebut bisa dijual tinggi karena di<noscript>nilai dan</noscript> perumahan lain tidak ada keadaan ini, keberadaan sungai disatukan dengan kawasan sebagai tempat mancing serta wisata keluarga juga memberikan nilai<noscript>tidak dengan</noscript> lebih pada kawasan<noscript>tambah jaringan</noscript> perumahan, demikian halnya dengan danau. Potensi alam ini harus benar-benar dimanfaatkan dan didisain<noscript>seperti tanah</noscript> terintegrasi dengan<noscript>harga kalau</noscript> perumahan<noscript>pada ekonomis</noscript> sehingga perumahan<noscript>tanah Nah</noscript> ini akan berbeda dengan lain dan sekaligus akan menciptakan<noscript>niaga sendiri</noscript> nilai<noscript>tidak dengan</noscript> lebih tersendiri pada perumahan<noscript>tanah Nah</noscript> ini dibandingkan dengan<noscript>harga kalau</noscript> perumahan lainnya.</p>
<p>Sarana dan<noscript>ceruk kontur</noscript> prasarana<noscript>yang juga</noscript> kota yang buruk<noscript>sementara view</noscript> memang menjadi kendala dalam pengembangan perumahan tapi<noscript>salah yang</noscript> bila kita<noscript>diperumahan perumahan</noscript> bisa memanfaatkannya dengan<noscript>bahwa bisa</noscript> baik kendala tersebut justru akan menjadi kelebihan<noscript>konsumen bila</noscript> diperumahan<noscript>seperti menjadi</noscript> yang kita<noscript>dilakukan akan</noscript> bangun. Sebagai contoh<noscript>serta dari</noscript> PDAM disuatu daerah tidak bisa<noscript>biasanya melihat</noscript> mensuplai perumahan yang sedang dikembangkan sementara itu kalaupun bisa juga suplainya tidak<noscript>prasarana jual</noscript> lancar, dengan tambahan investasi sumur bor dan membuat jaringan PDAM sendiri perumahan yang dikembangkan<noscript>dengan lokasi</noscript> akan mempunyai  nilai<noscript>tidak dengan</noscript> lebih dan bisa klaim bahwa perumahan kita paling baik dari perumahan pesaing karena air tidak pernah berhenti mengalir tidak seperti air di<noscript>nilai dan</noscript> perumahan lainnya.</p>
<p>Kondisi sosial ekonomi<noscript>merupakan inilah</noscript> masyarakat di daerah perumahan merupakan salah satu faktor yang menentukan<noscript>dan adalah,</noscript> dalam membubuat segmentasi pasar dan positioning, dengan mempelajari kondisi sosial ekonomi dan melihat pesain yang ada kita<noscript>diperumahan perumahan</noscript> bisa masuk di <a title="ceruk<noscript>bisa dan</noscript> pasar perumahan" href="http://mastono.info/search/ceruk+pasar+perumahan" target="_blank">ceruk<noscript>bisa dan</noscript> pasar mana perumahan</a> kita<noscript>diperumahan perumahan</noscript> bisa bermain, dengan bermain di ceruk<noscript>bisa dan</noscript> pasar<noscript>pasar<noscript>manajemen sehingga</noscript> yang</noscript> yang tepat kita<noscript>diperumahan perumahan</noscript> bisa mebuat<noscript>semua potensi</noscript> harga yang tepat karena perumahan yang kita bangun berbeda dengan<noscript>harga kalau</noscript> perumahan lainnya tentu saja tidak hanya sekedar berbeda tapi juga lebih baik.</p>
<p>Dengan ada nilai<noscript>tidak dengan</noscript> lebih pada rumah yang dibangun, rumah tersebut akan menjadi produk yang unik<noscript>inilah keadaan</noscript> dan mempunyai brand yang baik sehingga perumahan tersebut tidak perlu lagi memperebutkan konsumen dengan jalan menurunkan harga atau bermain di harga murah.</p>
<p>(tulisan ini pernah dimuat di majalah bisnis properti)</p>
<h4>Pencarian Dari:</h4><p><a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah ekonomis dan nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah pasar manajemen pemasaran">nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah ekonomis dan nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah pasar manajemen pemasaran</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="cash flow perumahan">cash flow perumahan</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="perumahan dengan pemandangan paling bagus">perumahan dengan pemandangan paling bagus</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="nilai href pakai tag id">nilai href pakai tag id</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="membuat nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah pada produk">membuat nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah pada produk</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="membuat nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah">membuat nilai<noscript>kalau akan</noscript> tambah</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="membuat cash flow perumahan">membuat cash flow perumahan</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="kendala pemasaran perumahan">kendala pemasaran perumahan</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="contoh view masuk perumahan">contoh view masuk perumahan</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="contoh kendala konsumen perumahan">contoh kendala konsumen perumahan</a>,<a href="http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm" title="syarat pengembang perumahan">syarat pengembang perumahan</a></p><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.101 ms --><noscript><a href="http://lutviavandi.com/mengembalikan-jati-diri-bangsa.html">Mengembalikan Jati Diri Bangsa</a></noscript><h3  class="related_post_title">o Artikel Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://mastono.info/apartemen-vs-perumahan.htm" title="Apartemen VS Perumahan ">Apartemen VS Perumahan </a></li><li><a href="http://mastono.info/mungkin-iklan-anda-generik.htm" title="Mungkin, Iklan Anda Generik">Mungkin, Iklan Anda Generik</a></li><li><a href="http://mastono.info/punya-tanah-buatlah-perumahan.htm" title="Punya tanah, buatlah Perumahan">Punya tanah, buatlah Perumahan</a></li><li><a href="http://mastono.info/mendirikan-perumahan-untuk-pengembang-kecil.htm" title="Mendirikan Perumahan untuk Pengembang Kecil">Mendirikan Perumahan untuk Pengembang Kecil</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastono.info/menciptakan-nilai-tambah-pada-perumahan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
