Perumahan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi dahulu setelah sandang dan pangan. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menganggap seperti ini. Lalu kenapa masih banyak pengembang yang sulit menjual rumahnya? Padahal di seluruh wilayah Indonesia kebutuhan akan rumah masih lebih tinggi dari pada perumahan yang telah dibangun pengembang? Demand masih lebih besar dari supply.
Jawabannya tentu saja beragam. Salah satu jawabannya adalah daya beli masyarakat selalu lebih rendah dibandingkan dengan harga rumah dan banyaknya sektor informal yang mestinya bisa membeli rumah namun tidak bisa dilayani oleh bank pemberi kredit kepemilikan rumah karena tidak ada jaminan pembayaran.
Lalu bangaimana kalau sasaran rumah yang dibuat memang di sasarkan untuk golongan mapan dan penghasilannya sudah memenuhi syarat? Pasarnya masih ada? Nah, yang ini persoalan lain. Mungkin saja Iklan Anda Generik!
“Perumahan Ekslusif dengan Lokasi Strategis!”
Pasti anda sering membaca tulisan ini di brosur perumahan dan bahkan hampir sebagian besar brosur perumahan menggunakan kata-kata tersebut walau tidak sama persis tapi maksud dan tujuannya sama dengan tulisan itu.
Apakah itu salah?
Jawabannya tentu saja tidak salah, apalagi kalau memang perumahan yang dibangun tersebut memang kenyataannya benar-benar seperti itu ……
Jadi apa yang salah?
Sebetulnya nggak ada yang salah dengan hal ini, yang menjadi biangnya adalah iklan ini sudah banyak dipakai untuk memasarkan rumah sehingga generik. Iklan ini sudah tidak bisa membedakan perumahan yang satu dengan perumahan lainnya. Rumahnya benar-benar ekslusif atau tidak, eksklusif menurut pengembang yang satu tentu saja tidak sama, demikian halnya dengan lokasi strategis antara pengembang yang satu dengan lainnya tentu berbeda.
Setelah membaca penjelasan di atas tentu saja kita akan menyadari bahwa tulisan dalam iklan perlu dibuat yang unik dan khas yang menggambarkan kelebihan perumahan yang kita kembangkan.
Dengan memilih kata-kata yang unik dan khas para calon pembeli akan mempertimbangkan iklan tersebut dengan baik sehingga perumahan yang dijual akan menjadi pertimbangan utama untuk dikunjungi dan pada akhirnya akan menjadi pilihan untuk di beli.
Did you like this? If so, please bookmark it, about it, and subscribe to the blog RSS feed.o Artikel Terkait:
Tags: iklan, indonesia, pengembang, perumahan