Melihat Perbedaan dengan Senyum ~ studi kasus: KPK VS Polri

cicak buaya kpk polriBaik.

Dalam menjalani kehidupan sesungguhnya kita melihat, merasakan dan mengalami perbedaan. Perbedaan yang jelas adalah ada laki-laki dan ada perempuan, ada siang dan ada malam, ada panas dan ada pula hujan. Oke, sebelum membaca lebih lanjut tulisan ini dengan nyaman, disini saya ingin mengatakan bahwa perbedaan adalah hal yang wajar. Sebagai contoh ada laki-laki dan ada perempuan, laki-laki dan permpuan disini adalah hal saling melengkapi dan justru akan sangat aneh jika di dunia ini hanya ada laki-laki saja.

Bagi kita membaca Koran (dan media lain sejenis) merupakan salah satu kebutuhan walau mungkin tidak pokok tapi cukup penting. Tentu saja kalau kita tidak membaca Koran akan merasakan sesuatu yang kurang, kita merasakan ketinggalan informasi karena itu maka kita akan mencari cara agar dapat mendapatkan informasi dari Koran. Normal dong!

Ya normal, tapi yang menjadi masalah adalah bagaimana kalau informasi yang kita dapatkan bukannya membuat kita bahagia tapi membuat sedikit kesal? Seperti kasus antara KPK dan Polri.

Bagi yang pro KPK tentu saja sangat gemes sekali dengan berita ditangkapnya Bibit dan Candra yang keduanya merupakan pimpinan KPK. Mereka dengan berbagai cara mendukung kedua pimpinan KPK yang kadang-kadang dukungannya kelewatan sehingga merasa bahwa KPK tidak bisa salah dan KPK selalu benar. Sehingga berita tentang penonaktifan kedua orang tersebut membuat mereka meradang dan cenderung marah dengan kejadian ini.

Bagi yang pro Polri tentu saja juga gemes karena berita-berita di Koran ada kecenderungan membela pimpinan KPK sehingga seolah-olah Polri menangkap kedua pimpinan KPK tersebut salah. Hal ini tentu saja akan membuat mereka marah dan kecewa dengan hal ini.

Bagi kita yang tidak mempunyai kaitan dengan KPK dan Polri tentu saja tidak ada larangan untuk ikut pro dan kontra terhadap perbedaan (yang menjurus pada pertentangan) ini tapi tentu saja harus bijak menyikapinya sehingga persoalan ini tidak akan menganggu pola pikir kita yang akan mempengaruhi produkfitas dan bisnis.

Menurut saya ada dua hal yang bisa dilakukan agar kita bisa tersenyum melihat dan mendengar perbedaan yang sedang terjadi antara KPK dan Polri ini:

1. Tidak Merespon dan Memaknai.

Agar kita nyaman dan bisa tersenyum lebar kalau membaca atau mendengar berita tentang perbedaan ini adalah dengan cara tidak merespon berita ini apalagi memaknai sesuai dengan pendapat kita, biarkan mereka yang terlibat saja yang berpendapat.  Bahasa paling mudahnya adalah anda jangan ikut larut dalam masalah ini.

Kenapa saya mengajak jangan berpendapat? Karena kalau anda berpendapat maka anda akan pikiran anda terlibat dan larut dalam perbedaan tersebut, padahal anda tidak punya kapasitas untuk menyelesaikan masalah tersebut, ini akan membuat anda meradang dan marah serta sakit hati.

Ingat, apapun yang kita lihat, dengar dan rasakan tidak akan berarti apabila kita tidak memaknainya.

Kalaupun terpaksa harus memaknai, cara terbaik adalah dengan melihat perbedaan tersebut sebagai bagian dari kehidupan seperti siang melengkapi malam dan malam melengkapi siang. Pro kontra sebagai sarana untuk saling melengkapi agar keduanya masing-masing matang dalam menyelesaikan masalah.

2. Kompromi.


Lalu bagaimana kalau ternyata anda terlanjur larut dalam masalah ini, lalu bagaimana cara mensiasatinya agar terbebas dari permasalahan ini.

Caranya adalah dengan melihat dan merasakan dari kedua sisi. Kalau anda pro KPK cobalah anda masuk dan menyelami kondisi Polri atau berperanlah sebagai Susno Duadji, bagaimana rasanya jika anda sebagai Sesno Duadji. Sedangkan kalau anda pro Polri cobalah anda merasakan bagaimana bila anda menjadi Bibit Samat R. atau Candra M. Hamsah dan merasakan sepenuhnya apa yang dirasakan mereka.

Dengan merasakan yang dirasakan orang yang kontra dengan anda, pikiran anda akan saling menetralkan atau terjadi kompromi sehingga perasaan kesal yang mungkin ada akan berangsur-angsur mereda.

Kebahagiaan adalah anda yang menentukan karena itu pilihlah kondisi yang membuat anda bahagia bukan yang lain. Kebahagiaan akan menentukan keberhasilan anda dalam meraih kesuksesan dalam kehidupan, pekerjaan atau bisnis anda.

Did you like this? If so, please bookmark it,
tell a friend
about it, and subscribe to the blog RSS feed.

o Artikel Terkait:

  • Hidup ini Indah kawan, bila kita MAU!

Tags: , , , , , ,

Kata Kunci Terbanyak Datang dari:

kasus kpk vs polri - kasus KPK dan polri - kpk - studi kasus tentang kpk - kasus kpk dengan polri - pendapat kontra tentang kpk vs polri - masalah kpk vs polri - ulasan kpk vs polri - Ulasan Kasus KPK Versus Polri - kasus KPK - yang mempengaruhi perbedaan pola pikir - perbedaan masalah dan kasus - kpk vs polri - kasus KPK - polri - ambar - perbedaan masalah dan kasus - permasalahan kasus kpk vs polri - KPK versus polri - propolri@yahoo.co.id -
SILAHKAN MEMPUBLIKASIKAN ULANG ARTIKEL INI DI SITUS ANDA!
*copy-paste kode di atas ke dalam form posting blog Anda

Leave a Reply