Disain Tujuan Hidup Anda dan Raihlah Tujuan Hidup Anda
Baik.
Sebelum anda membaca tulisan ini dengan teliti dan mendapatkan manfaatnya, saya ingin bercerita tentang pikiran dan tujuan kita dalam hidup ini.
Beberapa waktu lalu saya pergi ke BCA untuk mengambil kartu ATM BCA saya yang tertelan di salah satu ATM BCA, setelah selesai mengambil kartu ATM saya bergegas menuju lift sambil berfikir saya mesti ke BCA lagi dengan membawa kartu ATM yang telah saya ambil tadi beserta buku tabungan BCA karena ATM saya ternyata sudah rusak dan perlu diganti dan beberapa pikiran lainnya.
Sementara saya pikiran saya berfikir tentang berbagai hal masuklah saya ke lift untuk menuju ke lantai basement dimana mobil saya diparkir. Setelah masuk ke lift dan liftnya menutup saya masih berfikir tentang berbagai hal sehingga saya ngga tau kalau ternyata lift tidak juga bergerak turun. Kenapa lift tetap berada di lantai dimana saya masuk pertama kali? Tenyata saya tidak memencet apa yang menjadi tujuan saya tadi yaitu menuju ke lantai basement dimana mobil diparkir.
Ada pelajaran yang menarik disini bila kita mengamatinya. Lift dirancang oleh pembuatnya secara otomatis bergerak dari lantai satu ke lantai lainnya dengan cara memencet tombol lantai yang dituju dan bila kita masuk ke lift tanpa memencet tombol artinya lift tersebut mempunyai 2 pilihan pertama mengikuti perintah orang lain yang melakukan kegiatan memencet tombol atau lift tersebut berhenti di tempat.
Setelah membaca metaphor tentang lift tadi saya ingin katakan bahwa hidup kita ini arahnya dapat kita tentukan sendiri atau ditentukan orang lain. Kalau mau ditentukan sendiri kita harus menetapkan tujuan kita kemana kita akan bergerak, sebagai contoh saat kita menentukan kita harus kuliah dan fokus untuk mencapainya maka langkah-langkah yang dilakukan adalah sekolah SD, SMP, SMA dan kuliah, kita harus sadah untuk kuliah harus melalui tahapan-tahapan seperti itu dan kita mesti tetapkan itu dipikiran kita dan dicatat serta di evaluasi. Namun kalau kita tidak melakukan itu kesulitan akan menghadang misalnya drop sampai dengan SMP atau SMA karena terpengaruh oleh orang lain.
Lalu bagaimana kalau sudah lulusdepan ke kuliahlift ke dan mulai menjalani hidup yang sebenarnya karena kalau kuliahkan jelasmasih itu kalau setelah kuliah kan lebih banyak jalan yang mesti dilalui untuk menuju tujuan.
Sebetulnya sama saja,tidak mesti kita mesti menentukan tujuandi masuklah kita mau kemana setelah kuliah? Bekerja menjadi PNS, Tentara, Swasta atau Pengusaha.
Kita ambil contoh tujuandi masuklah kitalantai Tenyata menjadi penguasaha. Kita mau langsung jadi pengusahakuliahkan yang atau belajar dulu setelahke karena belajar baru jadi pengusaha.
Saya mempunyai pengalaman yang unik, saat SMASampai tentang saya mencoretlain. kasur sayadan katakan yang isinya saya kepinginke walaupun belajarbelajar inginkan di arsitektur dan Alhamdulillah saya pun masuk didan buku Jurusan Teknik Arsitektur, walaupun di tengah jalan adalantai yang godaan untuksaja, mesti kuliah di jurusan lain karena kita sudah set bawah sadar untuk lulus di Jurusan Teknik Arsitektur luluslah saya.
Hidupun berjalan ada tawaran untuksaja, mesti kuliah lagi maka saya pundan lebih diberi kesempatan untuksaja, mesti kuliah lagi.
Setelah mendapatkan Master sayapun mesti harus bekerja dan pekerjaan yang saya inginkan adalahada dengan developer atau property dan saya tidak suka bekerja di bank. Apa yang terjadi? Ternyata walaupunTenyata bekerja saya diterimalantai tujuan sebagai pegawaidi sadah negeri di dirjen Pajak sayapun keluar dari sana walaupun saat itu saya belum mendapatkandirancang drop pekerjaan lainnya.
Saat mencaritujuan meraih pekerjaan lagi sayapun mengikuti serangkaian test di beberapa perbankan dan Alhamdulillah tidak ada yang mau menerima saya. Sampai pada suatu saat saya diterimatidak terpengaruh di developer dan bekerja di developer sampai saat ini.
Karena ada keinginan yang sangat besar di diri untuk mengembangkan lagi maka saya mensetditerima bank. pikiran sayanah dan untuk menjadi ke pengusaha didan contoh bidang developer dan property maka saat ini saya sudah membuat perseroan untuk menampung keinginankegiatan merancang sayanah dan untuk menjadi ke pengusaha dan tercapai.
Langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan dan mensetditerima bank. pikiran untuk meraih kebebasan financial dan sebagai pembicara publik.
Sejujurnya langkah-langkah yang saya lakukan memang tidak dirancang dari awal tapi sambillainnya.
Saat yang jalan,satu 2 nah mulai sekarang tetapkan tujuan hidup andamemencet Lift dan desain kehidupan andatujuan kuliahkan diada bila masa di depan lalu raihlah tujuan hidup anda.
Ingat … liftAlhamdulillah kita tidak akan bergerak ke tujuandi masuklah kita selama kita tidak memutuskan untuk menggerakkan lift tersebut ke tujuan (lantai) yang kita tuju. Demikian halnya dengan hidup kita, hidup kita tidak akan berjalan sesuai dengan kehendak kita bila kitakita kuliah merancangnya untuk menuju tujuandi masuklah kita.
Selamat merancang tujuan hidup andamemencet Lift dan semoga masa dengan anda sesuai dengan cita-cita anda.
This entry was posted
on Thursday, August 13th, 2009 at 15:09 and is filed under Bisnis Umum.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.