biasa dari para pemegang keputusan, persingan tidak hanya timbul dari sesama produk tapi juga produk pengganti. sebagai contoh cocacola bukan hanya bersaing dengan pepsi cola tapi juga beraing dengan saudaranya sendiri fanta dan sprit selain itu mereka juga mesti bersing dengan aqua serta teh botol.
Demikian halnya dengan bisnis perumahan kalo dulu hanya bersaing dengan sesama perumahan sekarang harus bersaing dengan apartemen. Apartemen yang biasanya berada di tengah kota mempunyai mempunyai kelebihan seperti akses ke kota, privasi, keamanan serta biasanya kelengkapan fasilitas hunia seperti kolam renang, fitnes center, fasilitas lainnya dan hall bahkan ada pula yang dilengkapi dengan mall.
Dengan harga yang relatif hampir sama dengan harga jual perumahan tentu saja apartemen mempunyai nilai lebih tersendiri, pengalaman yang pernah didapatkan adalah saat menjual produk untuk segmen tertentu agak kesulitan karena sebagian dari konsumen tersebut menunggu apartemen di tengah kota yang sedang dikerjakan.
Memang benar tidak ada gading yang tak retak, karena itu walaupun banyak sekali kelebihan-kelebihan yang telah disebutkan di atas tentu saja ada kekurangan seperti: apartemen tidak ada tanah lebih seperti tidak ada tanah jadi tidak bisa berkebun, tidak bisa dikembangkan lagi, sosilisasi di apartemen cenderung kurang, dan biaya pengelolaan yang biasanya cukup mahal.
Dengan kekurang dan kelebihan tersebut pengembang perumahan sebetulnya masih mempunyai celah untuk bersaing dengan apartemen asal saja bisa dengan jeli masuk ke segmen-segmen masyarakat yang menyukai suasana rumah biasa, masih punya keinginan untuk memperbesar jumlah rumah, dapat berkebun dan suka bersosialisasi yang tidak didapatkan di apartemen-apartemen.
Jadi sekarang pengembang perumahan harus benar-benar jeli membaca segmen pasar dan hati-hati dalam menetapkan harga jual, karena selain bersaing dengan pengembang perumahan juga bersaing dengan pengembang Apartemen yang biasanya mempunyai fasilitas yang lengkap.



Leave a comment