Suatu pagi yang cerah datanglah aku dan kedua anakku ke driving Golf tersebut dan seperti biasa pak Pengki menyambut dengan ramah.
“Main pak ….?”
“Oh … iya pak, tapi stiknya dibawa pak Heny tunggu sebentar ya pak”
Setelah beberapa menit kemudian dan pak Heny belum datang juga pak Pengki menawarkanku lagi untuk main ….
“pak main saja dulu nanti saya carikan stik nomer 7 & 8 ….. “
“oke deh pak bolanya 200 saja ya ….”
Ternyata selain membawa stik nomer 7 & 8 pak Pengki juga bawa stik pendek untuk anak-anak …, singkat crita kami bermain sampai pak Heny datang. Selain melayani kami mau pak Pengki juga membantu anak-anak berlatih mukul-mukul bola dengan aturan yang benar.
Lain tukang cukur lain pula pak Pengki, tukang cukur tidak mau jual produk yang dia jual tapi pak Pengki memang harus jual produknya.
Tukang cukur dibayar oleh pemilik salon dengan pasti (fix cost), apakah dia mencukur rambut atau hanya baca Koran. Pak Pengki hanya dapat bayaran kalau melayani tamu (variable cost) dan bener-bener tidak akan mendapatkan bayaran kalau tidak ada tamu.
Kini terjawab sudah kenapa pak Pengki begitu baik, apalagi kalau dibanding dengan tukang cukur, dia bener-bener harus melayani pelanggan dengan sangat baik bila ingin dipakai oleh para pelanggan dan mendapatkan tips yang lumayan yang pada akhirnya akan mendapatkan pendapatan yang maksimal.
Sayang tadi pak Pengki tidak muncul sehingga saya tidak memakai jasanya …. Paling-paling dia sedang melayani pelanggan lain …. Semoga banyak pak Pengki yang lain yang membuat pelanggan nyaman dan pada akhirnya para pelanggan akan menjadi pelanggan yang loyal …..(jogja 22/04/2008)


